Minggu, 27 Februari 2011

- - -

C : Cewek
Y : Gw

C : heh, kasi tau cewe yg kamu taksir waktu kelas 1!!
Y : eh? ngga ah..wee :p
C : iih, kmu kan dah janji!!
Y : iya deh,,tp jangan kaget, marah, dsb ya..
C : iya
Y : kamu
C : hah?
Y : lho kok 'hah' ?
C : berarti yang buatin gantungan kunci pas retreat beneran kamu kan? trus yang ngasi coklat anonim juga kamu?
Y : iyaa,,hehe :p kok masi inget sih?
C : haha inget lah,,aku inget aku brdbat sama kamu masalah gantungan kunci itu,,lagian aku punya insting detektif yang sangat kuat :D
Y : haha,,aku juga inget yg kita debat wktu itu,,waktu selesai debat, aku balik badan trus ketawa cekikikan :p
C : haha dodol,,ga bisa akting kamu :D
     aku masih simpen lo suratnya,, itu jelas banget tulisan anda,,,cuma 1 diantara 100 kali cowo yg tulisannya serapi itu --"
Y : emang ga bisa, makanya ga kepilih waktu drama natal :p
     wah, masih disimpen?? *terharu :p
     ah, perasaan tulisannya ngga serapi itu kok, udah ku jelek2in..
C : haha soalnya kamu ngasinya 2 kan,, 1nya sebagai sodara keluarga,,dasar dodol,,kan tulisannya persis sama --"
Y : ah? masa sih? waah,,ceroboh nih :p
C : haha dasar,,wah udah lama juga ya itu ternyata,,,
     kenapo anda tidak bilang saja waktu itu..? --"
Y : (bingung, tapi akhirnya mbales meski bukan dengan alesan yg sebenernya: ) ya waktu itu kan masih kelas 1..


yah,,demikianlah cuplikan sms tanggal 27 Desember 2010..entah kenapa tiba2 pengen nulis ini di blog..haha :p
ya, inilah rangkaian sms yang bisa mengobati rasa kangen,,sekaligus memunculkan rasa penyesalan..jadi mikir: iya ya, kenapa waktu itu ga bilang aja? emang lu pengecut pur.. -,- aarrgh!! sial..emang ga pernah beruntung kalo masalah ginian..haha..
tapi penyesalan yang timbul, emang ga pernah ilang, karena gw ngerasa kalo waktu itu bilang, meskipun ditolak, jalan ceritanya bakal beda,,ga kayak sekarang..haduh..

nb: mohon maap, ini cuma sedikit curhat aja,,hehe :p

Rabu, 09 Februari 2011

Persahabatan

Teman adalah hadiah dari Yang Di Atas buat kita.

Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek.

Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik.

Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.



Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan yang isinya jelek.

Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah.

Sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya,

ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama.

Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.


Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka.

Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya.

Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka.

Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKANlah karena mereka pada dasarnya buruk,

tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita,

kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.



Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita ?

Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama?

Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan,

bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita.

Mereka tidak akan bilang bahwa mereka "lutut" mereka luka atau mereka takut "air",

Mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll,

karena bagaimanapun mereka manusia yang punya harga diri dan membutuhkan pengakuan akan keberadaan dirinya.

It's a defense mechanism.

Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka tidak akan bilang ; Tapi mereka akan bilang :

"Aku tidak bisa menari" ; "Menari itu tidak menarik."

"Aku membutuhkan kamu" ; "Tidak ada yang cocok denganku."

"Aku kesepian" ; "Teman-temanku sudah lulus semua."

"Aku butuh diterima" ; "Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku."

"Aku ingin didengarkan" ; "Kisah hidupku membosankan."


Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek.

Dan jangan tertipu oleh kemasan.

Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita akan tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.

Berikanlah makna didalam kehidupan Anda bukan hanya untuk diri Anda sendiri saja,

melainkan juga untuk membahagiakan sesama manusia di dalam lingkungan kehidupan Anda.



Berikanlah waktu bagi diri Anda dengan digabung oleh rasa kasih.

Sehingga anda dapat mengerti arti nilai dari waktu.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU TAHUN, tanyakanlah kepada mahasiswa yang tidak lulus ujian.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU BULAN, tanyakanlah kepada Ibu yang melahirkan bayi secara prematur.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MINGGU, tanyakanlah kepada redaksi dan editor dari majalah mingguan.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU JAM tanyakanlah kepada seorang kekasih yang sedang menunggu kedatangan pacarnya.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MENIT tanyakanlah kepada orang yang terlambat untuk naik kereta api.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU DETIK tanyakanlah kepada seorang yang barusan saja mengalami musibah karena kelalaian dalam sedetik saja.


Yesterday is history, tommorow is mistery, today is a gift! That's why it's called the present!

Seorang sahabat sama seperti satu permata yang tak ternilai harganya.

Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur.

Mereka meminjamkan telinganya kepada kita pada saat kita membutuhkannya.

Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya.

Maka dari itu janganlah buang waktu yang anda miliki, janganlah sia-sia akan waktu yang sedemikian berharganya.

Bagikanlah sebagian dari waktu yang Anda miliki untuk seorang kawan.

Pasti waktu yang Anda berikan tersebut akan berbalik kembali..

Tersenyumlah dengan Hatimu

Sebuah kisah yang sangat menyentuh dan baik untuk teladan bagi siapa saja yang membacanya.Bener2 bagus dan indah maknanya, serta sangat mengharukan. Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni Jerman,atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana.Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup.



Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.

Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnyakepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat danselalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas inisangatlah mudah.

Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.

Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.

Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat dibelakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.

Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" kearah saya. Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' ditempat itu.

Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.

Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 sajasudah sampai didepan counter. Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan.

Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona." Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.

Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hamper semuanya sedang mengamati mereka.. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya. Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.

Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapaktangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."

Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya." Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian." Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.

Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Allah swt mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-2ku! " Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.

Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami. Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan oleh Allah, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami."

Saya hanya bisa berucap "terima kasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami,mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Allah itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!

Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikanceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan.Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi.

Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk dideretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.

Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya. "Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."

Dengan cara-Nya sendiri, Allah telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."

Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara “MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGANMEMANFAATKAN SESAMA!”

Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.

Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya!

Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri

Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, Teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!


--repost-

Mimpi ( 060211 )

notes ini dibuat atas permintaan seseorang yang penasaran gara2 saya ceritain kalo dia beruntung banget bisa masuk -bahkan jadi pemeran utama- mimpi saya  minggu malem kemaren..saya juga ga tau kenapa dia yang jadi pemeran utama,,tapi gapapa lah..sebutlah dia "cewek"..haha :DD

jadi ceritanya, abis nonton chelsea - liverpool, malah jadi ga bisa tidur,,padahal udah seneng banget chelsea kalah *tapi saya juga ga seneng sih liverpool menang -.-" * nah,,udah bolak balik guling2 di kasur, ga bisa tidur juga,,
abis itu, nyetel musik deh dari hp, yang bisa ngebuat  ngantuk tentunya, ada semua kok di posting2 di bawah..atopun nanti bakal ada di atas..haha :D
(sungguh, awalan cerita di atas, bener2 ga penting)

ngga lama kemudian, tidur deh..tapi gak lama, kok kayaknya kebangun lagi..tau2 bangun udah siang gitu..di kamar, lagi..padahal kan aslinya ga tidur di kamar..keluar kamar, udah di rumah yang ga jelas asal usulnya, di kota yang ga dikenal juga..singkat cerita, saya maen ke tempat cewek tadi,,*nah, inget banget nih bagian ini : dateng2, dia dengan muka polos+kusut keluar rumah, *kosannya kali ya?,kutanyain, "baru bangun?". eh dia bilang iya..*lirik jam, astagaa, hampir jam 11 siang!! -.-" kebo kali ya? haha :D *peace

abis itu, tau2 kita udah makan2..ni cewek sih yang ngajak..eh taunya dia janjian ama temennya..hadeh -.-" langsung deh salting galau ga jelas..haha :D ternyata, orangnya tu ya.....* siapa ya? kalo di mimpi kayak udah akrab..sebut saja dia X..singkat cerita, kita pulang sore, menjelang malem..tapi begitu sampe rumahnya si cwek, udah ada cowo yang nungguin di teras, pake celana panjang coklat plus jaketa casual warna biru gelap, mungkin malah item..abis tu kita *saya ma X ini*  pamitan deh, kita pulang bareng,,ternyata rumahnya dia tu jauh *ga tau sih dimana, namanya juga mimpi*. akhirnya nginep deh tu anak,,

pas nginep, dia curhat deh,,
X = si cowo
Y = saya
X : eh, lu inget cowo yang tadi kan?
Y : iya inget, kenapa?
X : tu cowo gatel banget,,masa udah tau si cewek ga suka ma dia, teteeep aja dideketin..
Y : trus? masalahnya?
X : gw seneng ma dia..
Y : ooh..hehe..

besoknya, kita jalan lagi ber3,,tapi si X ni nempel si cewek terus,,galau lagi deh..(looh? -.-")
abis itu banyak hal yang terjadi *saya ga inget, soalnya mimpinya kayak di skip gitu.. :p

(nah, udah masuk akhir2 nih)
tiba2 mucul di suatu sore, di suatu taman (pribadi kayaknya) trus banyak rekan2 yang emang saya kenal (baik di mimpi maupun di kehidupan nyata)..tapi mereka ada yang lagi renang, ngemil, maen2, dll..tapi ada 3 orang, saya, cewek td, sama ada 1 org lagi (*ni tokoh baru muncul) lagi minum teh bareng *udah kayak orang kerajaan aja ya, sore2 ada acara minum teh -.-" tapi entah kenapa, hati ini senang rasanya *lebay dikit gapapalah :p
eh, lagi seneng2, waktu mau nuang teh, tekonya jatoh, panik, bermaksud mau nangkep tu teko, malah jatoh, kejeduk, dan kebangun dari tidur..haduh..akhir yang kurang baik kayaknya ya? tapi emang gitu keadaannya,,mau gimana lagi? haha :D

cukup sekian dari saya, lebih kurangnya mohon maaf..pesan saya, jangan dianggap serius, ini hanya mimpi, yang saya sendiri tidak tau ada artinya ato ngga..lagian ini juga share nya gara2 request..haha :D

Minggu, 06 Februari 2011

Tommy Page - A Shoulder To Cry On

Life is full of lots of up and downs,
And the distance feels further when you're headed for the ground,
And there is nothing more painful than to let you're feelings take
you down,
It's so hard to know the way you feel inside,
When there's many thoughts and feelings that you hide,
But you might feel better if you let me walk with you
by your side,

And when you need a shoulder to cry on,
When you need a friend to rely on,
When the whole world is gone,
You won't be alone, cause I'll be there,
I'll be your shoulder to cry on,
I'll be there,
I'll be a friend to rely on,
When the whole world is gone,
you won't be alone, cause I'll be there.

All of the times when everything is wrong
And you're feeling like
There's no use going on
You can't give it up
I hope you work it out and carry on
Side by side,
With you till the end
I'll always be the one to firmly hold your hand
no matter what is said or done
our love will always continue on

Everyone needs a shoulder to cry on
everyone needs a friend to rely on
When the whole world is gone
you won't be alone cause I'll be there
I'll be your shoulder to cry on
I'll be there
I'll be the one you rely on
when the whole world's gone
you won't be alone
cause I'll be there!

And when the whole world is gone
You'll always have my shoulder to cry on....


download at :
http://www.4shared.com/audio/r35ZHAnH/Tommy_Page_-_A_Shoulder_To_Cry.html